Saturday, January 31, 2009

Bahaya di Balik Penggunaan Mouse Optic

Mouse optic, mungkin sudah banyak pengguna computer yang sudah menggunakan benda kecil ini. Namun, tahukah Anda bahwa mouse optic dapat memberikan efek samping kepada penggunanya?

Ketika menggunakan mouse optic, pengguna tentunya lebih merasa nyaman ketimbang menggunakan shortcut dari keyboard langsung. Namun, kenyamanan dari mouse optic juga membawa efek samping yang bisa membahayakan pengguna. Kira-kira semenjak tiga tahun setelah dirilisnya mouse optic pertama oleh Microsoft, telah ditemukan bahwa terdapat ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse optic. Mouse optic bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan lebih tinggi daripada handphone.

Mungkin sudah banyak pengguna yang mengetahui, bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Oleh karena itu, radiasi dari mouse bisa dirasakan di telapak tangan dan dapat mempengaruhi kesehatan pengguna. Menurut pengamatan dari badan kesehatan dunia, WHO, radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone, dan akan lebih berbahaya jika mouse optic dipegang terus-menerus oleh pengguna computer.

Untuk product mouse optic berkualitas rendah, pengaruh radiasi elektromagnetik akan lebih terasa. Hal ini dikarenakan untuk product yang bagus telah menggunakan pelindung (shield) di mouse optic guna melindungi pergelangan tangan. Oleh karena adanya bahaya yang cukup mengkhawatirkan ini, perusahaan besar seperti WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya. Sementara untuk Microsoft dan IBM telah saling bekerja sama untuk pembuatan pointer device yang lebih aman, dengan dana sekitar $2 miliar.

Untuk itu, pengguna dapat mulai membiasakan menggunakan mouse hanya saat diperlukan, dan mungkin dapat lebih berlatih menggunakan shortcut keyboard, seperti “Ctrl-V” untuk paste, dan sebagainya.

Read More......

Thursday, January 29, 2009

(Maaf!) Wanita Ditakdirkan “Mata Duitan”

Penelitian ini memang ilmiah, tetapi berbasi pemikiran, teori kapitalisme. Tentu saja hasilnya cocok untuk masyarakat kapitalis, materialisme. Namun penelitian ini dapat diambil manfaatnya. Bukankah Indonesia juga memeliki tren meniru gaya hidup yang sudah terwarnai oleh materialisme? suatu gaya hidup berbasis ID : Libido, Seks, Hedonisme, dan Materialisme.

Bagi anda laki-laki tidak perlu khawatir, sebab di dunia ini masih banyak wanita yang sholehah. Nach bagi Wanita jagan sakit hati pula…… anda mau jadi seperti mereka?

Para ilmuwan menemukan bahwa kenikmatan bercinta bagi perempuan punya kaitan langsung dengan harta pasangannya.

Seperti dikutip Sunday Times, para ilmuwan itu menemukan bahwa makin kaya seorang pria maka pasangannya makin sering mencapai orgasme.

“Kekerapan orgasme perempuan meningkat seiring pendapatan pasangannya,” kata Dr Thomas Pollet, psikolog dari Newcastle University.

Pollet, yang melakukan penelitian, yakin bahwa kecenderungan itu adalah suatu “adaptasi evolusioner” yang sudah ada pada perempuan.

Kecenderungan itu membuat mereka menyeleksi laki-laki berdasarkan mutu. Studi tersebut meyakini bahwa perempuan sudah terprogram untuk menjadi “mata duitan”.

Temuan itu juga cocok dengan penelitian psikologi evolusioner yang memperkirakan bahwa perempuan maupun laki-laki dipengaruhi secara genetik untuk bersikap “tanpa ragu-ragu” mengeksploitasi satu sama lain guna kelangsungan gen mereka.

Orgasme perempuan jadi fokus penelitian sebab tidak terkait dengan kehamilan.

Pollet dan rekannya, Daniel Nettle, yakin bahwa orgasme perempuan adalah adaptasi evolusioner yang menyebabkan perempuan memilih dan mempertahankan pasangan yang bermutu bagus.

Pollet dan Nettle menguji pemikiran mereka dengan menggunakan data dari studi-studi terbesar tentang gaya hidup.

Survay Kesehatan dan Kehidupan Keluarga China mewawancara sekitar lima ribu orang dari seluruh pelosok China mengenai kehidupan pribadi termasuk pertanyaan mengenai seks, pendapatan dan faktor-faktor lainnya.

Dari jumlah tersebut diambil data 1.534 perempuan dan pasangannya sebagai dasar penelitian. Sebanyak 121 perempuan ternyata selalu orgasme jika berhubungan sedangkan 408 lainnya masuk kategori “sering”.

Sebanyak 762 lainnya masuk kategori “kadang-kadang” dan 243 sisanya termasuk dalam golongan “jarang” dan “tidak pernah”. Data itu ternyata mirip dengan yang ada di negara-negara barat.

Tentu saja ada banyak faktor yang membuat seorang perempuan tergolong kategori tersebut, namun Pollet mengatakan uang adalah penentu utama.

“Bertambahnya pemasukan suami punya dampak positif yang tinggi terhadap kekerapan orgasme perempuan. Jika laki-laki makin menggairahkan, perempuan makin sering orgasme.”

Hal ini tidak hanya pada perempuan di China tetapi juga di Jerman dan Amerika Serikat. Uang tampaknya sangat penting.

David Buss, profesor psikologi di University of Texas, Austin, lewat bukunya “The Evolution of Desire” menyakini bahwa orgasme perempuan “bisa untuk mempererat ikatan dengan laki-laki bermutu tinggi serta bisa menjadi tanda bahwa perempuan sangat puas secara seksual dan tidak mau mencari pria lain,” katanya.

“Orgasme itu seolah berkata ’saya sangat setia, jadi engkau harus tanam investasi pada saya dan anak-anak’.”

Read More......

Friday, January 23, 2009

Amandel : Mestikah Dioperasi?

Amandel atau pembesaran tonsil seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Pasalnya, selain sering kambuh, yang ditandai dengan demam, juga orang tua kadang-kadang mendapat ‘saran’ dari tetangga atau sahabat atau keluarga bahwa amandel anaknya harus dioperasi.

Walaupun operasi tonsil relatif lebih ringan (meskipun harus bius umum) dan lebih singkat (kurang lebih 30 – 60 menit dalam keadaan normal), tetap saja menjadi beban pikiran dan beban biaya bagi orang tua. Apalagi bagi yang membiayai sendiri perawatan kesehatannya alias non asuransi.

Kabar baiknya, tidak semua amandel harus dioperasi. Hanya sebagian kecil yang dianjurkan dioperasi, itupun jika memenuhi kriteria untuk operasi.

Menurut American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery (Ardyanto, 2006; ENTUSA, 2000), kriteria operasi amandel terbagi dua, yaitu kriteria mutlak operasi dan kriteria relatif (dipertimbangkan).

Kriteria mutlak operasi antara lain :

  • Pembesaran tonsil menyebabkan sumbatan jalan napas, sulit menelan, gangguan tidur (sleep apnea), atau menyebabkan komplikasi jantung dan paru-paru (akibat infeksi bakteri streptococcus).
  • Ada bisul ukuran besar di daerah sekitar tonsil yang tidak bisa diobati dengan pengobatan atau drainage (pengaliran nanah).
  • Peradangan tonsil yang mencetuskan kejang demam.
  • Keadaan tonsil sedemikian rupa sehingga perlu dilakukan pemeriksaan jaringan tonsil (biopsi untuk pemeriksaan patologi).

Sedangkan kriteria relatif operasi adalah :

  • Infeksi tonsil sedikitnya 7 kali dalam setahun, atau 5 kali dalam setahun selama 2 tahun berturut-turut, atau 3 kali dalam setahun selama 3 tahun berturut-turut meskipun sudah diobati dengan benar.
  • Bau mulut atau nafas yang terus menerus akibat infeksi tonsil kronis yang tidak membaik walaupun sudah diobati.
  • Infeksi tonsil kronis atau sering kambuh oleh bakteri streptococcus yang sudah tidak mempan lagi terhadap antibiotika beta-laktamase.
  • Salah satu tonsil lebih besar daripada tonsil sebelahnya dan dicurigai sebagai tumor atau kanker.

Read More......

Monday, January 12, 2009

Jangan Salah Lakukan Perawatan Rambut!

Tidak ada yang berani menyangkal bahwa rambut adalah mahkota bagi setiap orang. Kalimat ini berlaku tidak hanya berlaku bagi kaum wanita saja lho. Kaum lelaki pun sangat memperhatikan tampilan rambutnya dan itu hal yang wajar.

Tetapi tidak semua perawatan yang kamu lakukan untuk menjaga keindahan rambut benar. Karena tidak menutup kemungkinan ada beberapa kebiasaan yang selama ini kamu lakukan justru membuat kondisi rambut semakin parah dan mengurangi keindahannya. So, ada baik simak beberapa langkah perawatan yang salah dan mungkin seringkali kamu lakukan.

* Mengikat Rambut.
Mungkin kamu ingin terlihat rapi dan tidak berantakan secara praktis. Tetapi pada kenyataannya, mengikat rambut selalu di tempat yang sama hanya akan membuat rambut jadi rapuh dan patah. Gunakan pengikat rambut yang elastis dan lembut, serta ganti daerah rambut yang diikat.

* Hati-hati saat memilih Sisir.
Tidak hanya pilih-pilih shampoo yang cocok, tapi sisir juga harus dipilih yang cocok. Semakin panjang rambut, semakin lebar diameter sikat sisirnya. Untuk kamu yang berambut tipis, sebaiknya gunakan sikat bundar.

* Jangan Musuhi Hair Spray.
Bila yang ada dalam pikiran kamu adalah hair spray adalah perusak rambut, sebenarnya salah. Jika pemakaiannya setiap hari dalam jumlah dan frekwensi berlebihan memang betul, tapi sesekali tidak masalah kok. Hair spray mengandung polymer yang mampu menjaga kelembapan rambut. Kandungan alkohol yang dipercaya merusak justru akan menguap sebelum mendarat di rambut kamu.

* Blow-Dry.
Jangan pernah terpikir dalam keadaan basah kuyup untuk mem-blow-dry rambut kamu! Ini akan merusak rambut. Sebaiknya blow-dry rambut dalam keadaan lembap (bukan basah-lepek-kuyup) dan batasi pemakaian paling lama 20 menit.

* Awas Ketombe.
Bila anda berketombe, jangan coba menutupinya dengan topi ataupun mengatasinya minyak rambut. Ketombe adalah radang kulit kepala dan bukan kekeringan. Cari shampoo dan serum khusus yang bisa mengatasi masalah ini. Selain itu juga perhatikan kesehatan kulit kepala dengan memijatnya memakai ujung jari kamu untuk memperlancar peredaran darahnya.

* Keramas.
Iklim tropis Indonesia memang kadang membuat kamu merasa tidak betah karena selalu berkeringat dan rambut cepat bau. Tapi justru rambut akan lebih prima saat minya alami kulit kepala menyentuh ujung rambut. Karena itu, siklus keramas yang terbaik adalah 2 hari sekali.
So, beware with wrong treatment for your hair, ok girls?

Read More......

Tips dan Trik Terlepas Dari Jeratan Rokok

Sangat sulit memang menjauhkan diri dari tembakau, terutama jika kamu memang penggemar berat, yang sehari mampu menghabiskan minimal kamu bungkus.

Wajar saja, penelitian terbaru di Amerika Serikat menyatakan, orang yang mencoba berhenti merokok menderita depresi, gelisah, sulit konsentrasi dan berat badan turun drastis.

Lebih lanjut diketahui, setelah berat badan turun 5 hingga 10 pon (selama pengurangan kadar nikotin dalam tubuh), mereka mulai merokok kembali.

Memang menyebalkan, ketika niat sudah membulat, tetapi tubuh menolak. Meski demikian, kebanyakan orang perlu empat hingga enam kali mencoba sebelum sukses berhenti total. Simak tips berikut ini :

* Cobalah menetapkan tanggal atau waktu untuk berhenti. Pilih harinya, dan katakan bahwa kamu akan melaksanakan misalnya 30 hingga 60 hari ke depan. Konsisten dan disiplin tinggi sangat diperlukan.

* Juga jangan anggap remeh opsi medis, seperti memakai koyo nikotin (karet yang dapat menghisap nikotin) yang dapat membuat kamu berpeluang dua kali lipat untuk berhenti. Atau, coba obat pengobatan depresi, seperti bupropion (Wellbutrin, Zyban) atau varenicline (Chantix).

* Menggunakan jasa konseling pun dapat membantu. Terapi tembakau dapat membantu kamu mengatur rencana yang efektif untuk berhenti merokok.

* Jika saja kamu enggan untuk pergi ke psikiater, carilah dukungan dari manapun, tak mesti teman terdekat, karena seringkali teman terdekat juga perokok, dan malah menjadikan tekad kamu bertambah sulit.

Misalnya cari seseorang yang mau mendukung kamu, entah itu teman, keluarga atau kelompok jejaring sosial di dunia maya yang menurut kamu sesuai kebutuhan.

* Untuk memantapkannya, cobalah cari aktifitas diluar rutinitas, sehingga mengalihkan konsentrasi kamu untuk merokok.

Read More......

Teh Lebih Baik Daripada Air Putih?

Minum teh tiga atau empat cangkir perhari ternyata sama baiknya dengan minum air putih biasa. Bahkan dengan meminum teh, kamu akan mendapatkan manfaat ekstra untuk kesehatan. Pendapat tim ahli gizi masyarakat pimpinan Dr. Carne Ruxton dari Kings College London, Inggris, ini dimuat dalam European Journal of Clinical Nutrition.

Para team ahli gizi juga menampik anggapan yang ada selama ini bahwa teh bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan. Tetapi sebenarnya teh juga memberikan asupan cairan pada tubuh (rehidrasi) seperti halnya air putih, bahkan teh mampu mencegah penyakit jantung serta sejumlah kanker.

Tentu saja hal ini dikarenakan teh mengandung flavonoids yang dipercaya mampu meningkatkan kesehatan. Zat tersebut ermasuk antioksidan polifenol yang biasa terdapat pada sejumlah makanan dan tumbuhan, dan diyakini mampu membantu mencegah kerusakan sel.

Dengan mengonsumsi teh, akan lebih baik daripada air putih. Memang air putih menggantikan cairan. Tetapi teh mampu menggantikan cairan serta mengandung antioksidan sehingga ada dua keuntungan.

Beberapa penelitian sebelumnya mendukung pendapat mengenai keuntungan meminum teh tersebut. Bahkan selain mencegah penyakit jantung dan kanker, teh juga mampu melindungi gigi dari pembusukan sekaligus memperkuat tulang. Teh juga mengandung florida, yang berarti baik untuk gigi.

Sejauh ini memang tidak ada bukti bahwa mengkonsumsi teh tidak baik untuk kesehatan. Memang ada penelitian yang menyebutkan bahwa teh mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan. Ini berarti, orang yang beresiko menderita anemia harus menghindari minum teh sekitar jam makan.

Ada manfaat polifel bagi kesehatan, untuk mengurangi resiko penyakit seperti penyakit jantung dan kanker, saat mengonsumsi teh. Asupan cairan 1,5 hingga 2 liter perhari, selingi dengan teh. Karena teh tidak bersifat men-dehidrasi tubuh, tetapi justru minuman sehat. Sudahkah kamu minum teh hari ini?

Read More......

5 Waktu Tidak Tepat Mengirim Pesan

SHORT Message Service (SMS) atau pesan singkat ternyata dapat mengokohkan sebuah hubungan percintaan sepasang kekasih. Semakin banyak SMS yang dikirimkan kepada pasangan akan semakin mempererat hubungan, atau sebaliknya dapat meregangkan hubungan Anda dengan kekasih. Nggak percaya? Kita buktikan, yuk!

Kini pesan singkat elektronik telah menjadi bagian dari sebuah hubungan. Bahkan dengan SMS terbukti dapat melebihi obrolan telepon di antara beberapa pasangan. Jadi tidak mengherankan bila banyak orang mendapati tangannya selalu gatal untuk mengirimkan pesan kepada pasangannya.

Seperti dilansir Cosmopolitan, Kamis (8/1/2009), meski SMS memiliki banyak keunggulan, Anda tetap harus berhati-hati. Mengirimkan terlalu banyak pesan cinta kepada pasangan pria, dapat membuat mereka enggan untuk membalasnya.

"Terlalu berlebihan mengirimkan pesan singkat kepada pasangan pria akan membuat mereka merasa aneh," kata seorang ahli hubungan Arlene Krieger, PhD. "Mereka merasa terpaksa untuk segera membalasnya," tambahnya.

Agar hubungan Anda dengannya tidak akan meregang lantaran SMS, ada baiknya Anda mengetahui kapan waktu yang tidak tepat untuk mengirimkannya pesan. Cosmopolitan pun membeberkannya untuk Anda.

1. Setelah beberapa kali berkencan

Setelah melakukan kencan yang luar biasa, tentu Anda akan mencoba menghubungi pria. Tapi sebaiknya Anda mencoba untuk menolak keinginan tersebut. "Dengan tidak gencar menghubunginya dapat menjadi langkah untuk mengurangi anggapan Anda terlalu mengejar dia," ucap psikolog Diana Kirschner, PhD, yang juga penulis buku Love in 90 Days.

2. Saat Anda mabuk asmara

Sejak telepon tak lagi berdering, maka sebaiknya Anda menghentikan langkah mengirim SMS kepadanya. Apalagi dengan meminta si dia bertemu secepatnya. "Terlalu memberi keyakinan bahwa Anda selalu ada untuknya membuat dia merasa memiliki pengaruh besar dalam hidup Anda," Krieger.

3. Saat Anda tengah marah

Tentu terasa mengganggu saat pria tak percaya dengan Anda, lalu mengirimkan pesan, "Kenapa kamu belum juga meneleponku?". Penyelidikan yang terasa luar biasa itu akan membuat Anda merasa tidak nyaman.

Apalagi bila si dia mengirimkan Anda pesan marah saat ada masalah dalam hubungan. "Saat pesan yang dikirimkannya membuat Anda marah, Anda dapat lebih mudah untuk memarahinya kembali," ungkap Kirschner.

4. Saat Anda mencoba untuk menghidupkan suasana

Meskipun Anda ingin mengingatkan si dia mengenai kelakukan lucunya yang sering membuat Anda bergairah, mengirimkan SMS lucu justru membuat si dia berpikir Anda aneh. "Saat mencoba untuk mengirimkan sesuatu tanpa ungkapan lisan, sindiran, dan lawakan dapat menjadi langkah yang agresif," ujar Kirschner.

Seorang pria dapat membaca pesan Anda dengan berpikir, "Oh Tuhan, kamu lepas kendali tadi malam," tambah Kirscher.

5. Saat Anda tengah bersiap-siap mengirimkan pesan

Saat Anda telah siap mengirimkan pesan kepadanya, Anda pasti tergoda untuk menjadikan SMS sebagai alat komunikasi yang hebat. Tapi komunikasi elektronik dapat menghilangkan komunikasi telepon dalam satu kesempatan. Selain itu, pria biasanya tak terlalu suka terus menerus berkomunikasi melalui SMS.

Read More......
Template by : Wahyu Hidayat h1dayat.blogspot.com